Kegiatan Tarawih Keliling PCM Weru Tim 7 di Ranting Alasombo
Kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Weru putaran terakhir dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026. Kali ini Tim 7 melaksanakan tarling di Masjid Baitul Iman, Jatirejo, Alasombo.
Tim dipimpin Ketua Tim Bapak H. Marjono, S.Pd., M.M. Rombongan Tarling disambut dengan hangat oleh Ketua PRM Alasombo, Bapak Muhammad Negus, bersama takmir Masjid Baitul Iman, Bapak Husen, serta jamaah setempat.
![]() |
| Tim PCM Weru berfoto bersama jemaah Alasombo |
Rangkaian kegiatan diawali dengan ifthar bersama yang dilanjutkan dengan tausiah menjelang berbuka oleh Bapak Ahmad Sarwiji Majid. Beliau menyampaikan tema tentang empat golongan yang dirindukan oleh surga berdasarkan hadis Nabi Saw.
Adapun keempat golongan itu adalah pembaca Al-Qur’an (taalil qur’an), orang yang menjaga lisannya dari perkataan buruk (haafizhul lisan), orang yang memberi makan kepada mereka yang lapar (muth’imul ji’aan), serta orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadan (shooimiina fi syahri Ramadan).
Setelah rangkaian ifthar, kegiatan dilanjutkan dengan Salat Isya dan Tarawih berjemaah dengan imam Bapak Hasan Azis, S.Pd.I., M.Pd., Wakil Sekretaris PCM Weru yang juga adalah Kepala Sekolah di SMP Muhammadiyah Watukelir.
Seusai salat Tarawih, acara dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan dari Ketua PCM Weru, Bapak H. Sumardi, S.Pd.I. Beliau berterima kasih kepada takmir masjid dan masyarakat Alasombo yang telah menerima rombongan Tarling dengan penuh kehangatan.
Pada kesempatan tersebut beliau juga memperkenalkan anggota PCM Weru yang hadir, di antaranya Ustaz H. Muhammad Saifudin, Lc., M.Ag., Bapak H. Marjono, M.M., Bapak Wagiya, S.Pd., Bapak Ahmad Sarwiji Majid, Bapak Hasan Azis, S.Pd.I., M.Pd., Bapak Makmuri, S.Ag.
Kemudian Bapak H. Sukasno, S.H., Bapak Abu Ghulam selaku Ketua Majelis Tabligh, Bapak H. Suwarto Abdul Latif, Bapak Daryanto selaku Ketua KMM, Bapak Ihsan Fitrianto, S.T., Bapak Sugito, S.Pd., dan Bapak Suranto, S.Pd.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan kenang-kenangan dari PCM Weru kepada takmir Masjid Baitul Iman sebagai tanda ukhuwah dan kebersamaan. Sebagai tanda cinta dari cabang ke ranting.
Tausiah inti disampaikan oleh Wakil Ketua PCM Weru, Ustaz H. Muhammad Saifudin, Lc., M.Ag. Dalam penyampaiannya beliau menjelaskan bahwa umat Nabi Nuh dikenal memiliki usia yang sangat panjang, namun ketika melakukan dosa mereka langsung mendapatkan azab.
Berbeda dengan umat Nabi Muhammad Saw. yang rata-rata memiliki usia lebih pendek, sekitar 60 hingga 70 tahun. Meski demikian, Allah memberikan keistimewaan kepada umat Nabi Muhammad dengan melipatgandakan pahala amal hingga sepuluh kali lipat, bahkan menghadirkan malam Lailatulqadar yang kemuliaannya setara dengan seribu bulan.
Selain itu, beliau juga menjelaskan tentang konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang menggunakan sistem hisab sebagaimana perhitungan waktu dalam ilmu falak. Kalender yang diharapkan bisa menyatukan sistem penanggalan kaum muslimin sedunia.
![]() |
| Suasana tarling di PRM Alasombo |
Dasar KHGT termaktub pada ayat Al-Qur’an seperti QS. Ar-Rahman ayat 5 yang menyebutkan bahwa matahari dan bulan beredar menurut perhitungan, serta QS. Yunus ayat 5 yang menjelaskan bahwa peredaran tersebut menjadi sarana untuk mengetahui bilangan tahun dan perhitungan waktu.
Metode hisab inilah yang juga digunakan dalam penentuan awal bulan kamariah serta waktu-waktu salat. Memang sebuah perjuangan yang tidak mudah, mengingat saat ini metode berbeda-beda yang diterapkan dalam penentuan awal bulan hijriah menjadi polemik tahunan.
Kegiatan Tarling ini berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan, serta menjadi sarana mempererat silaturahmi antara PCM Weru dan warga Muhammadiyah di PRM Alasombo dalam menghidupkan syiar Ramadan.
Kontributor: Abu Ghulam Al Dayui

















