Muhammadiyah Weru: KB Aisyiyah Gangin
Awalussannah TA 2026/2027, KB, RA BA Aisyiyah Gangin, dan MI Muhammadiyah Gangin Gelar Kajian Parenting

Awalussannah TA 2026/2027, KB, RA BA Aisyiyah Gangin, dan MI Muhammadiyah Gangin Gelar Kajian Parenting

MI Muhammadiyah Gangin menggelar kegiatan Awalussanah dan Parenting bersama KB, RA BA Aisyiyah Gangin, dan MI Muhammadiyah Gangin pada Kamis, 30 Juli 2026, di Gedung MIM Gangin mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini bertujuan menyamakan visi antara sekolah dan orang tua murid, memaparkan program kerja serta kegiatan pembelajaran selama satu tahun ke depan, sekaligus membangun kerja sama yang baik antara guru dan wali murid dalam mendampingi pendidikan anak.

Acara dipandu oleh Bapak Slamet Widodo selaku pembawa acara. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Nafis, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya. Seluruh peserta kemudian mengikuti pembukaan acara dengan membaca basmalah bersama.

Ust. Tardi
Kajian parenting bersama Ustaz Tardi, S.Ag.

Kepala MI Muhammadiyah Gangin, Ibu Nur Kholis Sholihah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para wali murid yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut.

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada perwakilan komite sekolah yang turut hadir. Pada kesempatan itu, beliau mensosialisasikan berbagai program pendidikan di MI Muhammadiyah Gangin, termasuk jadwal kegiatan belajar mengajar.

Dijelaskan bahwa pembelajaran reguler berlangsung setiap Senin hingga Jumat di dalam kelas, sedangkan hari Sabtu dikhususkan untuk kegiatan pengembangan diri, ekstrakurikuler, praktik salat, praktik wudu, kebersihan lingkungan, outing class, dan berbagai kegiatan pendukung lainnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan Komite MI Muhammadiyah Gangin. Komite mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada MI Muhammadiyah Gangin serta mengajak seluruh wali murid untuk terus mendukung program-program sekolah demi kemajuan peserta didik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Bapak M. Kodri, S.Pd.I. Setelah itu, peserta mengikuti sesi inti berupa parenting yang disampaikan oleh Ustaz Tardi, S.Ag., selaku Penyuluh Agama KUA Weru dengan tema “Mendidik Anak dengan Cinta.”

Sebelum memasuki materi utama, pemateri mengajak para peserta melakukan tepuk semangat agar suasana lebih rileks dan tidak tegang. Ustaz Tardi juga mengajak seluruh hadirin berdoa bersama agar diberikan hati yang senang, kesehatan, dan keberkahan dalam mendidik anak-anak mereka.

Dalam pemaparannya, Ustaz Tardi menekankan pentingnya pendekatan kasih sayang dalam pendidikan anak. Beliau mensimulasikan bagaimana anak berpamitan kepada orang tua ketika hendak berangkat ke sekolah sebagai bentuk pendidikan karakter yang perlu dibiasakan sejak dini.

Pemateri juga memberikan motivasi kepada para orang tua untuk senantiasa menunjukkan cinta kepada anak melalui keteladanan. Menurut beliau, orang tua hendaknya lebih sering mengajak anak melakukan kebaikan daripada sekadar menyuruh.

Sebagai contoh, kalimat “Ayo Nak, salat ke masjid bersama Bapak atau Ibu” dinilai lebih efektif dibandingkan kalimat bernada perintah seperti, “Nak, itu sudah azan, dengar tidak?” Pendekatan yang penuh kasih dan kebersamaan akan lebih mudah diterima anak serta dapat membangun hubungan yang harmonis dalam keluarga.

Suasana semakin hidup ketika pemateri berinteraksi langsung dengan peserta. Ustaz Tardi menanyakan kepada para orang tua satu hal yang sering membuat mereka jengkel. Salah seorang peserta menjawab, “HP, jika dipanggil tidak merespons.”

Dari jawaban tersebut, pemateri mengajak para orang tua memahami tantangan pengasuhan di era digital sekaligus mencari solusi dengan pendekatan yang lebih bijak dan komunikatif.

Parenting
Suasana acara parenting 

Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian materi parenting. Mereka menyimak penjelasan dengan penuh perhatian dan aktif merespons berbagai pertanyaan yang disampaikan pemateri. Kegiatan ditutup dengan pembacaan hamdalah bersama sebagai ungkapan syukur atas terselenggaranya acara dengan lancar dan penuh manfaat.

Melalui kegiatan Awalussanah dan Parenting ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara sekolah dan orang tua dalam mendidik generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan berkarakter Islami.

Kontributor: Bapak Shidiq Ikhsanudin, S.Pd.I.
KB Aisyiyah, BA Aisyiyah, dan MI Muhammadiyah Gangin Gelar Peringatan Hari Kartini

KB Aisyiyah, BA Aisyiyah, dan MI Muhammadiyah Gangin Gelar Peringatan Hari Kartini

Peringatan Hari Kartini di halaman MI Muhammadiyah Gangin pada Sabtu, 25 April 2026, berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB ini diikuti oleh siswa dari KB Aisyiyah Gangin, RA BA Aisyiyah Gangin, serta MI Muhammadiyah Gangin.

Momentum ini menjadi sarana edukatif bagi anak-anak untuk mengenal sosok pahlawan perempuan Indonesia, Raden Ajeng Kartini, sekaligus menumbuhkan kreativitas mereka. Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April setiap tahunnya.

Gangin
Kegiatan mewarnai di Hari Kartini

Beragam kegiatan menarik diselenggarakan dalam acara tersebut, di antaranya mewarnai dan menggunting gambar hingga menjadi bentuk wayang Kartini. Dengan semangat, para siswa mengikuti setiap tahapan, mulai dari mewarnai hingga melipat hasil karya mereka sesuai arahan guru.

Aktivitas ini adalah salah satu sarana melatih keterampilan motorik, sekaligus untuk memperkenalkan nilai-nilai perjuangan RA Kartini secara sederhana dan menyenangkan, kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Kepala MIM Gangin, Ibu Nur Kholis Sholihah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada para guru dan siswa yang telah mempersiapkan alat dan bahan dengan baik sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar.

Hari Kartini
Keseruan peringatan Hari Kartini di Gangin

Beliau juga memberikan penjelasan tentang teknis kegiatan mewarnai, menggunting, serta cara melipat gambar agar menjadi wayang yang menarik. Suasana semakin seru dengan adanya sesi tukar kado dan kuis seputar Hari Kartini yang membuat siswa semakin bergembira.

Kegiatan ini diharapkan mampu mengenalkan siswa pada sosok Kartini, dipadu dengan kreasi menghasilkan karya berupa wayang bergambar pahlawan emansipasi wanita itu. Antusiasme anak-anak terlihat jelas sepanjang acara, terlebih saat sesi tukar kado yang berlangsung seru dan penuh kegembiraan.

Kontributor: Bapak Shidiq Ikhsanudin, S.Pd.I.
KB Aisyiyah, BA Aisyiyah, dan MI Muhammadiyah Gangin Laksanakan Jalan Sehat Jumat Berkah Berbagi kepada Masyarakat

KB Aisyiyah, BA Aisyiyah, dan MI Muhammadiyah Gangin Laksanakan Jalan Sehat Jumat Berkah Berbagi kepada Masyarakat

Suasana pagi yang cerah pada Jumat, 17 April 2026, dimanfaatkan oleh keluarga besar KB Aisyiyah, RA/BA Aisyiyah, dan MI Muhammadiyah Gangin untuk melaksanakan kegiatan Jalan Sehat dan Jumat Berkah.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB ini dilaksanakan di lingkungan sekitar MI Muhammadiyah Gangin dengan penuh semangat dan keceriaan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala MI Muhammadiyah Gangin, Ibu Nur Kholis Sholihah, S.Ag., M.Pd.I. Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada anak-anak yang telah menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk kegiatan Jumat Berkah.

Gangin
Jalan sehat anak-anak Gangin 

Beliau juga menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah kepada peserta, seperti pentingnya menghormati orang tua serta membiasakan sikap salam, senyum, sapa, dan sopan santun, khususnya saat berinteraksi di jalan dengan masyarakat.

Setelah pembukaan, para peserta mengikuti jalan sehat mengelilingi lingkungan sekitar sekolah. Selain sebagai ajang olahraga, juga sarana pembelajaran. Sepanjang perjalanan, anak-anak dengan didampingi guru membagikan sayuran kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian.

Kegiatan Jumat Berkah ini memberikan dampak positif bagi para peserta didik. Anak-anak belajar memahami makna kepedulian sosial, pentingnya berbagi, serta sikap menghormati orang lain.

Berbagi sayur
Berbagi sayur untuk masyarakat 

Masyarakat pun menyambut kegiatan ini dengan penuh rasa syukur, bahkan banyak yang mengucapkan terima kasih dan merasa terharu atas kepedulian anak-anak yang membagikan sayuran.

Semoga dengan adanya kegiatan ini, anak-anak diharapkan dapat terus menumbuhkan karakter mulia sejak dini serta mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat sekitar.

Kontributor: Bapak Shidiq Ikhsanudin, S.Pd.I.
KB Aisyiyah Gangin, RA/BA Aisyiyah Gangin, dan MIM Gangin Ikuti Kegiatan Berkisah bersama Kak Amri

KB Aisyiyah Gangin, RA/BA Aisyiyah Gangin, dan MIM Gangin Ikuti Kegiatan Berkisah bersama Kak Amri

Kegiatan bercerita mendongeng digelar di ruang kelas MI Muhammadiyah Gangin pada Selasa, 3 Maret 2026, pukul 08.00–10.00 WIB. Acara ini diikuti siswa-siswi KB Aisyiyah Gangin, RA/BA Aisyiyah Gangin, serta MI Muhammadiyah Gangin.

Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara komunitas Semesta Kita Bercerita bersama LazisMu PCM Weru ini dibuka langsung oleh Kepala MI Muhammadiyah Gangin, Ibu Nur Kholis Sholihah, S.Ag., M.Pd.I.

Bu Kamad menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim Semesta Kita Bercerita yang telah berkenan hadir dan berbagi inspirasi kepada para siswa. Beliau berpesan agar anak-anak senantiasa menjaga akhlakul karimah, baik dalam perkataan maupun perbuatan, sebagai bekal utama dalam kehidupan sehari-hari.

Berkisah Gangin
Serunya berkisah bersama Kak Amri

Kegiatan inti diisi oleh Kak Amri dari Semesta Kita Bercerita. Sebelum memulai dongeng, Kak Amri terlebih dahulu membuat aturan sederhana berupa “lomba duduk rapi”. Siapa yang duduk paling rapi akan mendapatkan apresiasi. Suasana kelas pun menjadi lebih tertib dan antusias.

Dongeng yang disampaikan mengangkat kisah kehidupan Ilham dan ayahnya. Ilham digambarkan sebagai anak yang keras kepala, sementara sang ayah adalah sosok pekerja keras yang penuh kasih sayang. Cerita tersebut disampaikan dengan penuh ekspresi sehingga anak-anak larut dalam alur kisah.

Setelah sesi mendongeng, Kak Amri mengajak siswa melakukan refleksi. Anak-anak diminta duduk rapi, kepala menunduk, mata terpejam, dan kaki disilang. Dalam suasana hening, Kak Amri menyampaikan cerita tentang hubungan anak dan orang tua.

Suatu kali, Kak Amri melempar pertanyaan yang menyentuh hati, “Siapa yang pernah menyakiti hati orang tua?” Saat mata dibuka, banyak anak yang tampak sedih, bahkan menitikkan air mata. Pesan yang ditekankan adalah pentingnya menghormati orang tua dan menyayangi guru.

Menjelang akhir acara, suasana kembali ceria dengan munculnya boneka bernama Acil, teman Kak Amri. Acil awalnya enggan menyapa dan berkenalan. Ketika ditanya alasannya, ia menjawab dengan gaya lucu, “Pokoknya nggak mau.”

Setelah dinasihati dengan baik, Acil akhirnya bersedia meminta maaf, meski sempat berkelakar dengan mengatakan “minta mangap” sebelum akhirnya benar-benar mengucapkan maaf. Acil pun berkenalan dengan salah satu siswa MI Muhammadiyah Gangin, menambah keceriaan suasana.

Berkisah mendongeng
Kegiatan berlangsung meriah

Sebagai penutup, anak-anak diajak bangkit dari kesedihan melalui permainan refleksi seperti hujan rintik-rintik, hujan batu, dan gerakan jari bergoyang sambil memijat pundak teman di depannya.

Dalam momen refleksi tersebut, para siswa dengan hati yang tersentuh meminta maaf kepada wali kelas masing-masing, bahkan ada yang kembali menangis haru.

Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menanamkan nilai hormat kepada orang tua dan guru sejak dini.

Kontributor: Shidiq Ikhsanudin, S.Pd.I.