Muhammadiyah Weru

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musala Ponpes Sangen Putra Bantuan Yayasan Al Salam Kuwait

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musala Ponpes Sangen Putra Bantuan Yayasan Al Salam Kuwait

Senin, 20 Mei 2024, pukul 09.00-10.00 WIB terlaksana kegiatan peletakan batu pertama, pembangunan musala di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Sangen, bantuan dari Yayasan Al Salam Kuwait melalui Yayasan Baitul Khairiyah Bekasi.

Adapun jenis bantuannya berupa musala dengan ukuran 7x7 meter, yang akan digunakan untuk kegiatan pata santri putra Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Sangen yang didirikan di lokasi area gedung Madrasah.

Hadir pada kegiatan ini tim penyalur bantuan mushola dari Yayasan Baitul Khairiyah, yakni Ustaz Pardi, Lc, S.Pd.I, Ustaz Subandi, Ustaz Agung, Kepala Desa Krajan yang diwakili oleh Bapak Bayan, lalu ketua RW, seluruh ketua RT Brunggang Krajan, dan para tokoh masyarakat.

Musala PPM Sangen
Peletakan batu pertama musala PPM Sangen

Turut hadir para asatiz PPM Sangen dan para santri kelas akhir PPM Sangen. Kegiatan ini diawali dengan seremonial peletakan batu pertama dilakukan oleh tim Yayasan Baitul Khairiyah, asatiz PPM Sangen dan tokoh lainnya.

Sambutan dari Ustaz Pardi, Lc, S.Pd.I mewakili Yayasan Baitul Khairiyah Bekasi. Beliau berharap bantuan ini semoga bermanfaat dan meminta agar setelah jadi nantinya untuk dimakmurkan dengan maksimal.

Ustaz Pardi juga menyampaikan potensi ke depan PPM Sangen bisa berpeluang mendapat bantuan-bantuan jenis lainnya. beliau memohon doa agar diberi istikamah dan dimudahkan setiap langkah Yayasan Baitul Khairiyah Bekasi.

Mudir PPM Sangen Ustaz M. Saifudin, Lc., M.Ag mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. “Insya Allah sangat bermanfaat bagi warga pondok, khususnya kegiatan bagi santri putra. Semoga bentuk kerjasama ini bisa terus berlanjut,” harap beliau.

Sambutan Kepala Desa Krajan diwakili oleh Kepala Dusun yakni Bapak Agus. Beliau memamitkan Bapak Kepala Desa karena kesibukan, tidak bisa hadir. “Terima kasih atas bantuan pembangunan musala ini dan semoga pihak pondok bisa memanfaatkan dengan maksimal,” pesan beliau.

Acara diakhiri dengan bersama-sama melantunkan doa untuk kelancaran pembangunan, juga harapan Allah melimpahkan keberkahan untuk semua yang terlibat pada acara ini. Doa oleh Bapak Hasbullaha AS.

Reporter: Bapak Teguh Kurniawan, S.Pd
Program Dahlan Muda Menginspirasi UAD Kunjungi Ponpes Modern Muhammadiyah Sangen

Program Dahlan Muda Menginspirasi UAD Kunjungi Ponpes Modern Muhammadiyah Sangen

Ahad, 19 Mei 2024 M bertepatan dengan 10 Dzulqo’dah 1445 H tiga mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat Dahlan Muda Menginspirasi di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Sangen (PPM Sangen).

Ketiganya merupakan mahasiswi penerima Beasiswa Persyarikatan Muhammadiyah atau disingkat BPM, yakni Vera Noer Haliza dan Leli Fatmawati dari Program Studi Pendidikan Biologi dan Sabrina Hasna Makarim dari Program Studi Biologi Murni.

Peserta adalah seluruh santriwati PPM Sangen baik tingkat MTs maupun MA. Kegiatan ini secara khusus diadakan dengan tujuan mengenalkan jenjang dunia pendidikan selanjutnya setelah sekolah menengah, terlebih melalui jalur beasiswa.

Program Pengabdian Masyarakat
Program Pengabdian Masyarakat Dahlan Muda Menginspirasi UAD

Harapannya tentu saja setelah lulus para santri mampu melanjutkan bangku akademiknya sampai pada perguruan tinggi, khususnya Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA).

Program ini berlangsung lancar dengan penyampaian materi kurang lebih sembilan puluh menit tentang beberapa informasi terkait Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) lengkap dengan beberapa beasiswa pilihan.

UAD sendiri sangat mendukung para santri melanjutkan kuliah dengan beasiswa, terlebih beasiswa hafiz minimal 10 juz. Ini tentu saja kabar gembira bagi para santri dalam membangkitkan ghirah hafalannya, mengingat hafalan yang ditargetkan PPM Sangen setelah lulus adalah 30 juz.

Selain itu penyampaian materi juga difokuskan pada Fakultas Agama Islam sebagai fakultas yang relevan diramaikan oleh alumni santri. Kegiatan semakin meriah dengan adanya sesi tanya jawab dan beberapa merchandise sebagai hadiah bagi penanya.

Pada akhir acara diadakan diskusi singkat bersama santriwati tingkat MA dengan formasi duduk melingkar agar terkesan lebih santai dan mengena. Pada sela-sela diskusi perwakilan mahasiswa UAD sembari membagikan booklet informasi seputar UAD secara lebih detail dan merchandise gantungan kunci.

Setelahnya disambung dengan penyerahan cenderamata dari pihak perwakilan UAD kepada PPM Sangen yang diwakili oleh ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dilanjutkan dengan sesi foto dan video bersama.

Santri siap kuliah
Santri jangan takut kuliah karena banyak beasiswa

Terlepas dari rangkaian program ini, output yang diharapkan muncul pada masing-masing santri adalah karakter dan semangat berkiprah di mana pun dan kapan pun dengan secara maksimal mengerahkan tenaga, pikiran serta usaha semampunya dan bukan semaunya.

Adapun salah satu jenjang yang mendukung hal tersebut yakni perkuliahan. Satu lagi bahwa jangan takut kuliah karena biaya selagi beasiswa ada di mana-mana. Semoga bermanfaat.

Reporter: Izza Alfitra
Rapat Koordinasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Weru Lengkap bersama Ketua Majelis dan Lembaga

Rapat Koordinasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Weru Lengkap bersama Ketua Majelis dan Lembaga

Selasa, 14 Mei 2024, PCM Weru menggelar rapat koordinasi bersama pimpinan majelis dan lembaga. Bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Weru, terlaksana bakda Salat Isya.

Pertemuan yang dihadiri segenap pimpinan harian PCM Weru ini dibuka dengan basmalah oleh Sekretaris PCM Weru Bapak Drs. H. Sagiyo yang bertindak sebagai pembawa acara. Kultum iftitah disampaikan oleh Wakil Ketua PCM Weru Ustaz H. Muhammad Saifudin, Lc, M.Ag.

PCM Weru
Pimpinan harian PCM Weru pada acara rakor bersama majelis dan lembaga

Mudir Ponpes Sangen ini menyampaikan terkait reaksi berlebihan atas pernyataan Wakil Ketua I Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Ustaz Ustaz Dr. (H.C.) Adi Hidayat Lc., M.A. tentang musik yang sedang panas di media sosial, yang banyak digunakan untuk menyerang Muhammadiyah.

Setiap ada persoalan, di dalam persyarikatan menggunakan rajih dan maslahah. Fatwa hukum yang diputuskan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah terkait hukum musik ada 3, bisa sunah, mubah, dan haram.

Putusan ini tentu tidak sederhana, proses penggodokannya pun melibatkan para ahli yang kompeten. Himpunan Putusan Tarjih adalah produk yang proses pembahasannya rumit dan tidak asal-asalan.

Inti rakor dipimpin langsung oleh Ketua PCM Weru Bapak H. Sumardi, S.Pd.I. Beliau menyampaikan maklumat PP Muhammadiyah yang menetapkan Lebaran Iduladha 1445 H (10 Zulhijjah) jatuh pada hari Senin, 17 Juni 2024, dan menyerahkan koordinasi khatib untuk ranting kepada Majelis Tabligh PCM Weru.

Pak H. Sumardi menyampaikan rencana pembangunan gedung PPTQM Atmo Wahjono di tanah wakaf Bapak Edi dari Jakarta sebagai kampus 4 putri. Beliau mengimbau agar pimpinan dan ketua majelis-lembaga untuk turut menyebarkan open donasi, baik berupa uang atau bahan bangunan.

Rakor
Rakor dihadiri ketua majelis dan lembaga

Ketua PCM Weru ini juga mengabarkan bahwa kantor sekretariat PCM yang berada di rumah singgah Gedung Dakwah sudah selesai direnovasi, tinggal isian di dalamnya yang belum ada.

Beliau juga menyampaikan kabar gembira, bahwa Muhammadiyah cabang Weru mendapat penghargaan dari PDM Sukoharjo sebagai prestasi ke-3 donasi Palestina dan pengumpulan zakat, serta prestasi ke-2 performance data kesekretariatan.

Beliau juga menginformasikan terkait launching program boarding school SMA Muhammadiyah 3 Watukelir untuk santri putra yang akan menempati kampus di Jatingarang, Weru. Program ini pun sangat butuh dukungan bersama.

Rakercab yang belum bisa terlaksana, diwacanakan saat pertemuan pimpinan lengkap bersama ketua sekretaris bendahara PRM, majelis, dan lembaga pada bulan Juni 2024 di rumah Wakil Ketua PCM Weru Bapak H. Sukasno, SH.

Musyawarah berlanjut dengan menyampaikan beberapa evalusai kegiatan. Di antaranya adalah evaluasi kegiatan Ramadan, di mana beberapa ustaz yang dijadwal untuk mengisi saat tarling banyak yang mangkir karena benturan jadwal dan konfirmasinya mendadak.

Sebagai bahan persiapan untuk Rakercab, Bapak Drs. H. Sagiyo mengimbau segenap pimpinan majelis dan lembaga untuk mengirimkan list program kerja kepada beliau. Sejauh ini, baru 3 majelis yang sudah mengirimkannya, yakni Majelis Tabligh, Majelis Tarjih dan Tajdid, serta LazisMu.

Musyawarah berlanjut dengan berbincang banyak hal terkait perkembangan persyarikatan di PCM Weru. Tak sampai terlalu larut, pertemuan pun diakhiri dengan lafal hamdalah bersama-sama. Semoga Allah meridai setiap langkah dakwah persyarikatan di PCM Weru ini. Aamiin.
Pelatihan Keahlian Calon Driver dan Co-Driver AmbulanMu Muhammadiyah Ranting Grogol

Pelatihan Keahlian Calon Driver dan Co-Driver AmbulanMu Muhammadiyah Ranting Grogol

Ketika kita berbicara tentang penyelamatan nyawa dan tanggap cepat dalam situasi darurat, peran seorang driver ambulans menjadi kunci dalam memastikan pasien terjamin mendapatkan perawatan yang tepat waktu. 

Namun, menjadi seorang driver ambulans bukanlah sekadar tentang mengemudi kendaraan dengan cepat, tetapi juga memerlukan keterampilan, pengetahuan medis yang mendasar, serta keahlian interpersonal yang solid.

Pelatihan driver ambulans adalah tahapan penting yang mendidik para profesional ini untuk bertindak dalam situasi yang mendesak dengan kecepatan, keamanan, dan kesadaran akan keadaan medis pasien.

Pelatihan
Pelatihan driver ambulans

Dalam training ini, para calon driver ambulans juga belajar mengenai penanganan darurat, navigasi cepat di jalanan yang padat, dan komunikasi efektif dengan tim medis.

Dengan memahami mendalam tentang aspek-aspek ini, mereka juga difasilitasi untuk menjadi rekan yang andal dalam tim pelayanan kesehatan darurat, memastikan penanganan cepat dan efisien bagi setiap pasien. Mereka juga dibekali dengan pengetahuan tentang peralatan medis yang ada di dalam ambulans serta prosedur keselamatan yang harus diikuti.

Sehubungan hal tersebut, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Grogol menggandeng Relawan RTCD peduli yang membidangi ambulans, Selasa, 14 Mei 2024, bertempat di pendapa Taman Barepan mengadakan pelatihan bagi driver dan co-driver AmbulanMu Muhammadiyah Ranting Grogol.

Pelatihan ambulans diikuti 6 driver dan 2 co-driver dengan materi Keahlian Mengemudi, yakni teknik mengemudi defensif dan responsif di jalan raya. Keterampilan dalam mengoperasikan kendaraan dengan cepat dan aman tanpa mengorbankan keselamatan pasien.

Driver ambulanaPelatihan medis dasar

Pengetahuan Medis Dasar agar paham kondisi medis umum yang mungkin akan dihadapi dalam perjalanan darurat. Mengetahui bagaimana bertindak saat pasien membutuhkan pertolongan sebelum mencapai pusat medis.

Komunikasi dan Kolaborasi, yakni belajar untuk berkomunikasi secara efektif dengan pasien, anggota tim medis, dan pihak berwenang. Berkoordinasi dalam situasi darurat dengan pemahaman yang jelas terhadap peran dan tanggung jawab masing-masing.

Mbah Drono dari RCTD menyampaikan, “Pelatihan driver ambulans juga melibatkan simulasi situasi keadaan darurat di mana calon driver menghadapi skenario-skenario yang menuntut respons cepat dan tepat. Tentu saja ini membantu mereka untuk memahami tekanan yang mungkin mereka hadapi di lapangan dan mempersiapkan mental serta keterampilan mereka secara optimal.”

Bapak Drs. Subeno selaku Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Grogol di tempat terpisah menyampaikan bahwa driver ambulans bukan sekadar sopir kendaraan darurat, tetapi mereka adalah bagian penting dari tim medis yang menyelamatkan nyawa.

“Training yang komprehensif, mencakup aspek pengemudi yang sangat terampil dan pengetahuan medis yang mendasar, adalah kunci utama untuk memastikan bahwa mereka siap dalam setiap situasi darurat,” kata Bapak Drs. Subeno.

Maka dari Itu, lanjut beliau, investasi dalam pelatihan yang tepat akan menghasilkan driver ambulans yang kompeten, siap, dan responsif dalam menghadapi tantangan yang mungkin terjadi di jalan.

Reporter: Bapak Kadir Sagiman
Kajian Fikih Wanita Majelis Tabligh dan Ketarjihan PCA Weru bersama Ustazah Rizky Hidayati Bahas tentang Tayamum

Kajian Fikih Wanita Majelis Tabligh dan Ketarjihan PCA Weru bersama Ustazah Rizky Hidayati Bahas tentang Tayamum

Sabtu, 11 Mei 2024 bertempat di pendapa Gedung Dakwah Muhammadiyah Weru di Dukuh Kalisige, Desa Karakan, diadakan Kajian Fikih Wanita yang diadakan oleh Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Weru.

Ketua MTK Ibu Suharmi, S.Pd, pada kesempatan sambutan memaparkan pentingnya bagi seluruh warga Aisyiyah cabang Weru, untuk menghadiri kajian rutin ini. Beliau sekaligus kembali mengingatkan tentang program MTK PRA Weru.

Ada 3 program unggulan MTK PRA Weru, yakni:

  • Kajian Fikih Wanita setiap hari Sabtu pekan kedua pukul 13.00 WIB di Gedung Dakwah
  • Kajian Tahsin setiap hari Rabu pukul 13.00 WIB di Gedung Dakwah
  • Sosialisasi Biro Konsultasi Keluarga Sakinah Aisyiyah (BIKKSA) ke ranting-ranting di cabang Weru.

Seluruh program acara ini ditujukan kepada para guru wanita dari tingkat BA Aisyiyah, MI, MTs, SMP, SMA, dan SMK Muhammadiyah, PRA dan anggota PCA, serta segenap warga Aisyiyah di Kecamatan Weru.

Ustazah Rizky Atmo Wahjono
Ustazah Rizky Hidayati sampaikan materi tayamum

Pada hari ini adalah pelaksanaan Kajian Fikih Wanita yang memasuki periode kedua. Pemateri kajian adalah Ustazah Rizky Hidayati, S.Pd yang menjabat sebagai Wakil Mudir Bagian Kurikulum Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Muhammadiyah (PPTQM) Atmo Wahyono.

Materi yang disampaikan adalah bab taharah atau bersuci. Sebuah materi yang penting untuk dipahami seorang wanita muslimah. Sebelum melanjutkan materi, Ustazah Rizky mengulas apa yang disampaikan pada periode pertama yaitu mengenai tatacara mandi janabah dan berwudu.

Materi yang disampaikan hari ini adalah tentang tayamum. Tayamum adalah cara bersuci sebagai pengganti wudu atau mandi besar yang boleh dilakukan dengan syarat-syarat tertentu. Dasar hukum tayamum pada ayat berikut.

وَإِن کنتُم مَّرْضَیٰ أَوْ عَلَیٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِّنکم مِّنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَیمَّمُوا صَعِیدًا طَیبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِکمْ وَأَیدِیکم مِّنْهُ مَا یرِیدُ اللَّهُ لِیجْعَلَ عَلَیکم مِّنْ حَرَجٍ وَلَٰکن یرِیدُ لِیُطَهِّرَکمْ

Jika kamu tidak memperoleh air maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih) sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu.” (Surat Al-Maidah ayat 6)

Ustazah Rizky menerangkan rukun dan sunat tayamum. Rukun tayamum yakni niat, mencari tempat yang berdebu, kemudian mengusap muka satu kali dan mengusap kedua tangan sampai pergelangan tangan secara tertib.

Kajian Fikih Wanita
Warga Aisyiyah Weru mengikuti kajian fikih

Adapun syarat tayamum itu memang karena tidak ada air yang suci dan mensucikan atau ada air tetapi terbatas seperti dalam mobil, bus, atau pesawat atau sulit menggunakan air dalam kendaraan atau membahayakan diri bila memakai air seperti ketika sakit.

Di akhir acara, peserta kajian diberikan waktu untuk bertanya. Antusias dari jemaah terlihat dengan banyaknya pertanyaan dari pengalaman atau kejadian di kehidupan sehari-hari. Semua pertanyaan itu dijawab secara jelas dan gamblang oleh Ustazah Rizky, sehingga para peserta kajian merasa puas.

Reporter: Ibu Sri Wahyuningsih, S.T.P.
Pertemuan Rutin Majelis Tabligh PCM Weru Bahas Program Kerja dan Evaluasi Kegiatan

Pertemuan Rutin Majelis Tabligh PCM Weru Bahas Program Kerja dan Evaluasi Kegiatan

Majelis Tabligh PCM Weru melaksanakan pertemuan rutin yang pada kesempatan kali ini bertempat di rumah Bapak Supadi, Sangen. Tepatnya pada hari Sabtu, 4 Mei 2024 pada pukul 20.00 WIB hingga selesai.

Tujuan kegiatan ini di antaranya untuk silaturahmi antar pengurus dan anggota majelis. Memusyawarahkan program kerja Majelis Tabligh PCM Weru dalam waktu dekat yang sudah dilaksanakan dan akan dilaksanakan. Sekaligus evaluasi Pengajian Ahad Pagi dan Kajian Jumat Malam Sabtu di Gedung Dakwah Muhammadiyah Weru.

Majelis Tabligh
Pertemuan Majelis Tabligh PCM Weru

Hadir pada pertemuan ini, Ketua PCM Weru Bapak H. Sumardi, S.Pd.I, Pembina Majelis Tabligh PCM Weru, Ketua Majelis Tabligh PCM Weru, dan seluruh pengurus dan anggota majelis sekitar 13 orang.

Setelah pertemuan dibuka, diawali dengan kultum iftitah oleh Ustaz Ihsan Fitrianto yang mengkaji QS Al Kahfi ayat 28 tentang anjuran bersabar bersama orang-orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan petang hari dengan mengharap keridaan-Nya.

Janganlah sampai berpaling dari mereka hanya gara-gara mengharapkan perhiasan kehidupan dunia. Jangan sampai kita mengikuti orang yang hatinya telah lalai dari mengingat Allah serta menuruti hawa nafsunya dan keadaannya melewati batas.

Selanjutnya ucapan selamat datang oleh tuan rumah Bapak Supadi. Kemudian sambutan dari Ketua Majelis Tabligh PCM Weru Ustaz Abu Ghulam Al Dayui, yang menyampaikan harapan agar semua hadirin senantiasa istikamah dalam mengemban dakwah melalui Majelis Tabligh.

Evaluasi kajian
Evaluasi kegiatan pengajian yang sudah terlaksana

Beliau juga mengharapkan anggota Majelis Tabligh untuk bisa hadir lebih pagi untuk membantu persiapan Kajian Ahad Pagi setiap pekan. Mengharapkan agar senantiasa berusaha untuk hadir dalam Kajian Malam Sabtu dan bisa mengajak masyarakat sekitar.

Ketua Majelis Tabligh PCM Weru ini juga mengimbau agar bisa aktif mengajak ketua ranting untuk mengirimkan setidaknya 3 orang untuk bisa ikut hadir dalam Kajian Malam Sabtu sebagai bekal bermuhammadiyah.

Ketua PCM Weru Bapak H. Sumardi, S.Pd.I mengaku merasa bersyukur atas keistikamahan Majelis Tabligh dalam mengadakan pertemuan rutin. Beliau berharap melalui Majelis Tabligh untuk bisa ikut turba atau silaturahmi ke ranting agar senantiasa terjalin hubungan dan bisa merasa diperhatikan cabang.

Untuk seluruh anggota agar senantiasa semangat untuk mengajak masyarakat agar bisa ikut andil dalam Pengajian Ahad Pagi dan Kajian Malam Sabtu melalui media sosial maupun lisan. Dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan dan reorganisasi pembentukan Korps Mubaligh Muhammadiyah baru di Cabang Weru.

Kontributor: Ustaz Donny Miyan Saputro, S.Pd
Faizzatul Ma'rifah, Santri PPTQM Atmo Wahjono Kelas XI AKL SMK Muh Watukelir Tuntaskan Hafalan Al-Qur’an 30 Juz

Faizzatul Ma'rifah, Santri PPTQM Atmo Wahjono Kelas XI AKL SMK Muh Watukelir Tuntaskan Hafalan Al-Qur’an 30 Juz

Menjadi penghafal Al-Qur’an adalah sebuah impian kaum muslimin yang meyakini bahwa kitab suci ini tak ada keraguan di dalamnya, sebagai petunjuk bagi orang-orang yang beriman dalam meniti kehidupan dunia.

Salah satu ikhtiar menjadi ahlul Qur’an adalah dengan belajar di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Muhammadiyah Atmo Wahjono atau biasa disingkat dengan Pondok Atwah, yang berada di Dukuh Kalisige RT 01 RW 09, Desa Karakan, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo.

Salah satu santri di Pondok Atwah yang telah tuntas menyelesaikan hafalan 30 juz adalah Faizzatul Ma'rifah. Waktu yang dibutuhkannya untuk menghafal Al-Qur’an adalah selama 1 tahun 10 bulan.

Putri Bapak Triyono asal Dowo, Banyuripan, Bayat kelahiran Klaten, 25 Juni 2006 ini menyetorkan hafalan terakhirnya kepada Ustazah Nurul pada hari Jumat, 3 Mei 2024 bertempat di Masjid Arafah Kalisige, Karakan, Weru.

Faizzatul Ma'rifah
Faizzatul Ma'rifah

Faiza yang duduk di bangku kelas XI AKL (Akuntansi Keuangan dan Lembaga) SMK Muhammadiyah Watukelir dan mondok di PPTQM Atwah ini gemar sekali membaca dan kelak dewasa bercita-cita ingin menjadi seorang guru.

“Terima kasih banyak kepada para ustazah yang telah sabar dalam membimbing saya, tanpa dorongan dari para ustazah mungkin saya tidak bisa menyelesaikan target saya,” ungkap Faiza tulus.

Tak lupa ia juga berterima kasih kepada orang tua yang banyak men-support sehingga Faiza bisa menyelesaikan hafalan 30 juz. “Teruntuk teman-temanku yang masih berjuang, tetap semangat, yakinlah bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil,” pesannya.

Kiat menghafal yang dilakukan Faiza adalah dengan meluruskan niat ikhlas lillahi ta'ala. Juga selalu istikamah menghafal dan tentu tidak lupa untuk selalu memurajaahnya di setiap waktu dan tempat.

Selamat, ya, Faiza, atas pencapaian luar biasa ini. Semoga jadi motivasi bagi teman-teman yang masih berproses. Semoga Pondok Atwah semakin berkualitas dalam mencetak generasi Qur’ani dan istikamah menebar kebaikan untuk umat. Aamiin.

Kontributor: Ustazah Rosyidah Nur’Aini
Burhan Bahauddin Athari, Santri PPTQM Atmo Wahjono Kelas XII TKJ SMK Muh Watukelir Tuntaskan Hafalan Al-Qur’an 30 Juz

Burhan Bahauddin Athari, Santri PPTQM Atmo Wahjono Kelas XII TKJ SMK Muh Watukelir Tuntaskan Hafalan Al-Qur’an 30 Juz

Al-Qur’an diturunkan Allah kepada Rasulullah Muhammad yang mulia, melalui perantara Malaikat Jibril yang mulia, pada bulan Ramadan yang mulia juga. Sehingga siapa pun yang menjadikannya panduan hidup akan membuatnya mulia dunia hingga akhirat.

Kemuliaan Al-Qur’an juga akan memuliakan kaum muslimin yang mau membacanya, mempelajarinya, mengkajinya, mengamalkannya, dan mengajarkannya. Terlebih bagi yang menghafalkan setiap ayat-ayatnya.

Demi meraih kemuliaan itulah, Burhan Bahauddin Athari, dengan ikhlas mondok di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Muhammadiyah Atmo Wahjono atau biasa disingkat dengan Pondok Atwah, yang komplek putranya berada di Dukuh Sidorejo, RT 03 RW 05, Desa Weru, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo.

Burhan Bahauddin Athari
Burhan Bahauddin Athari

Santri yang biasa disapa Burhan ini akhirnya berhasil menuntaskan hafalan 30 juz setelah melalui proses menghafal selama 2 tahun 9 bulan, setoran akhirnya disimak oleh Ustaz Mujahid pada hari Selasa, 30 April 2024.

Remaja kelahiran Sukoharjo, 11 Agustus 2006 yang duduk di bangku kelas XII TKJ (Teknik Komputer Jaringan) SMK Muhammadiyah Watukelir dan mondok di PPTQM Atwah ini sangat suka berenang dan bercita-cita ingin menjadi seorang bisnisman.

Burhan adalah anak pertama dari 2 bersaudara pasangan Bapak Purwadi dan Ibu Tri Sumarsih, yang beralamat di Dukuh Namengan RT 02 RW 04, Desa Weru, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo.

“Alhamdulillah selama belajar dan menimba ilmu di pesantren, kita bisa mengambil banyak hal yang bisa dilakukan untuk hidup ke depannya yang lebih baik di dunia maupun di akhirat,” ucap Burhan menyampaikan kesan.

Burhan juga menyampaikan saran agar ditingkatkan lagi kesadaran akan menghafal Al-Qur’an untuk menjaga nama baik pesantren dan memberi hukuman yang sepantasnya bagi yang tidak dapat menyelesaikan target per-tahun.

Kiat menghafal yang dilakukan Burhan selama ini adalah dengan membaca arab dan artinya. Ia meyakini bahwa setiap tujuan harus dicapai dengan perjuangan gigih. “Man jadda wajada,” katanya.

Selamat, ya, Burhan, atas pencapaian luar biasa ini. Semoga jadi motivasi bagi teman-teman yang masih berproses. Semoga Pondok Atwah semakin berkualitas dalam mencetak generasi Qur’ani dan istikamah menebar kebaikan untuk umat. Aamiin.

Kontributor: Ustazah Rosyidah Nur’Aini