Muhammadiyah Weru
LazisMu PCM Weru Himpun Donasi Rp51,6 Juta untuk Korban Gempa Bumi Flores, NTT

LazisMu PCM Weru Himpun Donasi Rp51,6 Juta untuk Korban Gempa Bumi Flores, NTT

LazisMu Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Weru berhasil menghimpun donasi kemanusiaan sebesar Rp51.620.500 untuk membantu para korban bencana gempa bumi yang melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penggalangan dana ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 18/EDR/I.0/H/2026 tentang Pengumpulan Bantuan Bencana Gempa Bumi di Flores, NTT.

Melalui edaran tersebut, seluruh elemen Muhammadiyah di berbagai daerah diajak untuk menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang terdampak bencana.

PCM Weru
Penyerahan donasi ke LazisMu PDM Sukoharjo

Bapak Nur Rohmat, S.E. selaku Ketua Layanan (KL) LazisMu PCM Weru, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas respons luar biasa dari warga Muhammadiyah di Cabang Weru ini.

Penghimpunan donasi melibatkan berbagai unsur Muhammadiyah dan masyarakat umum, yang dengan sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Flores.

Partisipasi yang tinggi dari warga persyarikatan dan masyarakat menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Seluruh dana yang berhasil dihimpun kemudian disetorkan melalui LazisMu PCM Sukoharjo, pada Rabu, 2 September 2026.

Nama Donatur Donasi (Rp)
1. Lazismu PCM Weru300.000
2. Kasidi100.000
3. Irsam N.200.000
4. Wiyanto100.000
5. Ozi100.000
6. Wisnu Jadmika200.000
7. Jamaah Masjid Sorobojan400.000
8. Arif F100.000
9. Masjid Nurrochim Nambangan2.000.000
10. Wagiya100.000
11. Sumanta100.000
12. Supomo150.000
13. Purnomo Dayu100.000
14. Masjid Al Muttaqin Pucung650.000
15. Masjid Muslimin Sadakan1.000.000
16. Masjid Nurul Huda Banyubiru500.000
17. Masjid Nurul Iman Gaden485.000
18. Masjid Assidiq Puthuk300.000
19. PPTQM Atmo Wahjono1.000.000
20. Darmono200.000
21. Sagiyo150.000
22. Masjid Ar Rahmah Gabeng2.000.000
23. Masjid An Nuur Sidowayah1.000.000
24. Susanto Krmojo100.000
25. H. Jailani200.000
26. Masjid Ummu Habibah Dayu1.000.000
27. Purwadi100.000
28. Sukasno150.000
29. Sunardi150.000
30. Purwanto Dayu200.000
31. Daryanto100.000
32. PRM Karanganyar300.000
33. Lazismu Ponpes Sangen2.770.000
34. Masjid Al Hidayah Sangen1.000.000
35. Masjid Al Ikhlas Mlaran1.167.000
36. Masjid Baitussalam Namengan1.000.000
37. Maryono100.000
38. PRM Karakan300.000
39. MIM Sawahan350.000
40. MIM Sangen II200.000
41. Hamba Allah200.000
42. Sumardi100.000
43. Bayan Surono100.000
44. Suparno Tegalsari100.000
45. Masjid At Taqwa Dukuhan500.000
46. Masjid Aly Al Ubaidy Cokrowangsan1.500.000
47. Masjid Rafiah Hilal Salamy Sabrang700.000
48. Masjid Al Falah Sraten1.300.000
49. Arif F50.000
50. Warga Sidowayah5.750.000
51. PRM Karangtengah4.925.000
52. Masjid Ummu Habibah Dayu950.000
53. Keluarga Besar MIM Karangwuni605.000
54. MIM Karangtengah371.000
55. MIM Watukelir1.977.500
56. Masjid Nur Rohman Tegalsari600.000
57. Masjid Al Abror Weru10.000.000
58. Hamba Alloh W150.000
59. SMP Muhammadiyah Watukelir1.120.000
60. Bu Triyatmi Sraten200.000
Total Donasi 51.620.500

Dana terhimpun selanjutnya disalurkan kepada para korban gempa bumi di Flores, NTT sesuai dengan mekanisme penyaluran bantuan Muhammadiyah. Diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan beban para penyintas serta membantu proses pemulihan pascabencana.

Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah yang bernilai pahala di sisi Allah Swt. serta menjadi wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Meringankan beban saudara-saudara kita di Flores, NTT. Mendatangkan keberkahan dan kebaikan yang berlipat ganda.

Dengan semangat taawun (tolong-menolong) dan ukhuwah Islamiyah, Muhammadiyah terus berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat dan membantu mereka yang membutuhkan, terutama saat terjadi bencana dan kondisi darurat kemanusiaan.
MIM Sidowayah Wakili Kwarcab Weru, Juarai Lomba PBB Ajang Ceria Pandu Athfal Sukoharjo

MIM Sidowayah Wakili Kwarcab Weru, Juarai Lomba PBB Ajang Ceria Pandu Athfal Sukoharjo

Prestasi membanggakan diraih oleh Qobilah Kwartir Cabang (Kwarcab) Weru putri yang diwakili oleh MIM Sidowayah, dengan keberhasilan meraih Juara 1 Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan Juara 2 Lomba Pendirian Tenda.

Prestasi ini diraih dalam kegiatan Ajang Ceria Pandu Athfal (CPA) Kabupaten Sukoharjo Tahun 2026 yang diselenggarakan di Lapangan Desa Tepisari, Kecamatan Polokarto, tepatnya pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB ini merupakan ajang perkemahan dan kompetisi kepanduan Hizbul Wathan (HW) tingkat anak-anak usia sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah.

CPA bertujuan melatih kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, serta menanamkan nilai-nilai religius kepada para peserta. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengukuhkan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwartir Daerah Sukoharjo Tahun 2026.

Event ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo, Ustaz H. Djumari, S.Ag., M.Si., bersama jajaran pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Sukoharjo.

MIM Sidowayah
MIM Sidowayah raih dua prestasi pada Ajang Ceria Pandu Athfal mewakili Weru

Setelah pembukaan, para peserta mengikuti berbagai perlombaan yang telah dipersiapkan panitia. Kegiatan meliputi lomba pendirian tenda, pembuatan gapura dan pagar perkemahan, serta penilaian K3 (Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan) tenda. Perlombaan kemudian dilanjutkan dengan lomba PBB, pioneering, Lomba Cerdas Cermat (LCC), dan hasta karya.

Ajang Ceria Pandu Athfal selain menjadi arena kompetisi, juga menjadi wahana pembelajaran karakter bagi para pandu athfal. Melalui berbagai kegiatan tersebut, peserta dilatih untuk bekerja sama dalam tim, bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan, serta mengembangkan kreativitas dan keterampilan kepanduan.

Pada sesi penutupan, panitia mengumumkan hasil perlombaan. Qobilah Kwarcab Weru putri yang diwakili oleh MIM Sidowayah berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 Lomba PBB dan Juara 2 Lomba Pendirian Tenda.

Prestasi ini tentu didukung adanya semangat, kedisiplinan, dan kerja keras para peserta serta pembina dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik MIM Sidowayah untuk terus berprestasi, mengembangkan potensi diri, serta mengamalkan nilai-nilai kepanduan Hizbul Wathan dalam kehidupan sehari-hari.

Kontributor: Ibu Nurul Qomariyah, S.Pd.I.
Gebyar Milad TK ABA ke-107 dan Milad IGABA ke-29 Berlangsung Meriah di GOR Desa Krajan

Gebyar Milad TK ABA ke-107 dan Milad IGABA ke-29 Berlangsung Meriah di GOR Desa Krajan

Gebyar Milad TK ABA ke-107 dan Milad IGABA ke-29 digelar meriah di GOR Desa Krajan, Weru, Sukoharjo, pada hari Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diikuti sekitar 500 peserta Kelompok B RA BA se-Kecamatan Weru.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan ukhuwah dan mempererat silaturahmi antara guru dan murid RA BA se-Kecamatan Weru, sekaligus orang tua yang turut mengantar anak-anak mereka ke lokasi gebyar milad.

Kegiatan ini menjadi sarana edukasi seni budaya berbasis alam sekaligus mempererat ikatan emosional antara anak dan orang tua. Kegiatan tersebut turut menjadi bentuk implementasi kurikulum serta penguatan karakter Aisyiyah dalam proses pendidikan anak usia dini.

TK ABA
Panitia Gebyar Milad TK ABA 107 dan IGABA 29 

Acara dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya Kepala Desa Krajan, Ketua Majelis Dasmen PCA Aisyiyah Weru Ibu Hj. Sukini, S.Ag., M.Pd.I., Ketua PCA Weru Ibu Unik Siti Zulaehah, S.Pd.I., M.Pd., Ketua IGRA Kabupaten Sukoharjo Ibu Kamsiyem, S.Pd.I., M.Pd.I., Ketua IGRA Kecamatan Weru Ibu Rini Tri Ristanti, S.Pd., Ketua PCM Weru, serta Ketua PRM Desa Krajan Bapak Supadi, S.Pd.I.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat dan Senam Rukun Sesama Teman yang diikuti dengan penuh semangat oleh para peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Ecoprint, yaitu teknik membatik atau mentransfer warna alami dari daun, bunga, maupun kulit kayu secara langsung ke kain.

Acara meriah dipandu oleh Ibu Giyarni, S.Pd.I. selaku MC. Bertindak sebagai dirigen adalah Ibu Titik Haryani, SE., S.Pd.I. Dalam laporan ketua panitia, Ibu Susiloningsih, S.Pd.I. menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta serta apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan.

Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan milad, aekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan ukhuwah antara guru, peserta didik, serta wali murid BA se-Kecamatan Weru.

Milad
Semaraknya acara bersama anak-anak RA BA se-Weru

Ketua Aisyiyah Majelis Dasmen PCA Weru, Ibu Hj. Sukini, S.Pd.I., M.Pd., berkenan menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Gebyar Milad TK ABA ke-107 dan Milad IGABA ke-29.

Sebanyak 22 lembaga RA BA se-Kecamatan Weru turut berpartisipasi, yakni RA BA Aisyiyah Sangen 1, Sangen 2, Karangwuni, Ngepungsari, Klarohan, Sidowayah, Tegalsari, Tawang, Beran, Nandan, Watukelir, Karangtengah 1, Karangtengah 2, Grogol 1, Grogol 2, Weru 1, Weru 2, Alasombo, Babadan, An Nur Kersan, Sawahan, dan Gangin.

Kebersamaan ratusan peserta dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat ukhuwah, kreativitas, serta pendidikan karakter Aisyiyah sejak usia dini.

Kontributor: Bapak Budi Purwanto, S.Pd.I. 
Tingkatkan Keterampilan Kreatif, MEK dan LBSO PRA Tegalsari Gelar Praktik Batik Cabut Warna

Tingkatkan Keterampilan Kreatif, MEK dan LBSO PRA Tegalsari Gelar Praktik Batik Cabut Warna

Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) bersama Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga (LBSO) Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Tegalsari mengadakan kegiatan praktik Batik Cabut Warna pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta produktivitas para pengurus melalui kegiatan seni dan keterampilan yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi kreatif.

Kegiatan dilaksanakan pada pukul 13.00–15.00 WIB, bertempat di rumah Ibu Supanti, Sabrang, Tegalsari, Weru, Sukoharjo. Kegiatan diikuti oleh seluruh pengurus PRA Tegalsari dengan suasana yang penuh semangat, antusias, dan kebersamaan.

Batik Cabut Warna
Batik Cabut Warna karya PRA Tegalsari 

Praktik Batik Cabut Warna dipandu oleh Ibu Ari Nugrahaningsih, S.Pd. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan sekaligus praktik secara langsung mengenai teknik pembuatan batik cabut warna. Para peserta mengikuti setiap tahapan yang diberikan dengan seksama, kemudian mencoba mempraktikkannya secara bersama-sama.

Batik cabut warna merupakan salah satu teknik menghias kain dengan proses menghilangkan atau mencabut warna pada bagian tertentu sehingga menghasilkan motif dan corak yang menarik. Teknik ini memberikan ruang bagi peserta untuk berkreasi dan menghasilkan motif sesuai dengan kreativitas masing-masing.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para pengurus tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga berkesempatan untuk belajar melalui praktik secara langsung. Sesekali muncul diskusi dan saling berbagi pengalaman di antara peserta, sehingga suasana belajar terasa lebih santai dan menyenangkan.

Ketua dan pengurus PRA Tegalsari memberikan dukungan terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh MEK dan LBSO tersebut. Kegiatan keterampilan seperti ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk menggali potensi para pengurus, khususnya dalam bidang seni, budaya, keterampilan, dan ekonomi kreatif.

Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan praktik bersama juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kekompakan antar-pengurus PRA Tegalsari. Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan berbagai program organisasi.

Melalui kegiatan Batik Cabut Warna ini, MEK dan LBSO PRA Tegalsari berharap keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan praktik saja, tetapi dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara produktif. Ke depan, keterampilan tersebut berpotensi dikembangkan menjadi karya yang memiliki nilai seni sekaligus nilai ekonomi.

Kegiatan ditutup dengan melihat hasil praktik dan berbagi pengalaman selama proses pembuatan batik. Para peserta tampak antusias dan berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan dengan materi keterampilan lainnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen PRA Tegalsari untuk terus menghadirkan kegiatan yang edukatif, kreatif, produktif, dan memberdayakan, sekaligus menumbuhkan semangat berkarya serta meningkatkan potensi ekonomi para pengurus dan anggota.

Reporter: Ibu Yanika Manik
Kajian Rutin Aisyiyah Desa Ngreco, Ustaz Muhammad Syukron Sampaikan tentang Ikhtiar Melunasi Utang

Kajian Rutin Aisyiyah Desa Ngreco, Ustaz Muhammad Syukron Sampaikan tentang Ikhtiar Melunasi Utang

Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Desa Ngreco mengadakan kajian rutin pada Ahad, 11 Januari 2026, bertempat di Masjid Ar Rohim Ngrawan mulai pukul 12.30 WIB. Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi serta menambah ilmu keagamaan bagi jamaah Aisyiyah Desa Ngreco.

Acara dipandu oleh Ibu Sabtiyaningsih selaku pembawa acara. Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dipimpin oleh Ibu Yeni Murniati dan diikuti oleh seluruh jamaah. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PRA Desa Ngreco beserta ibu-ibu Aisyiyah Desa Ngreco.

Dalam sambutannya, Ketua PRA Desa Ngreco, Ibu Dra. Listyo Kasni, mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menuntut ilmu dan menambah wawasan keislaman. Beliau berharap setiap ilmu yang diperoleh dapat menjadi ilmu yang bermanfaat dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ust. Muh Syukron
Ustaz Muhammad Syukron menyampaikan terkait cara melunasi utang 

Pada acara inti, Ustaz Muhammad Syukron, S.Sy., menyampaikan kajian tentang ikhtiar seorang muslim dalam melunasi utang. Beliau menjelaskan sebuah doa yang diriwayatkan oleh Abu Dawud sebagai doa perlindungan dari delapan perkara yang dapat memberatkan kehidupan seseorang.

Di antaranya adalah berlindung dari keluh kesah dan kesedihan, berlindung dari kelemahan dan kemalasan, berlindung dari sifat pengecut dan kikir, serta berlindung dari tekanan utang dan kezaliman manusia.

Selain itu, beliau juga menjelaskan pentingnya tawakal dan ketaatan kepada Allah Swt. sebagai jalan mendapatkan pertolongan-Nya, sebagaimana dijelaskan dalam Surah An-Nur ayat 55.

Melalui kajian tersebut, jamaah diajak untuk memperbanyak doa, memperkuat ikhtiar, dan meningkatkan ketakwaan agar Allah memberikan kemudahan dalam setiap urusan, termasuk dalam melunasi utang.

Kajian PRA Ngreco
Suasana kajian rutin PRA Ngreco

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari para jamaah. Acara kemudian ditutup dengan hamdalah dan harapan ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.

Kontributor: Ibu Sabtiyaningsih
Apel Akbar Ponpes Sangen, Ustaz Fauzan Nasrullah Paparkan Nilai-Nilai Perjuangan KH Ahmad Dahlan

Apel Akbar Ponpes Sangen, Ustaz Fauzan Nasrullah Paparkan Nilai-Nilai Perjuangan KH Ahmad Dahlan

Apel Akbar Senin, 3 Juli 2026, di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah (PPM) Sangen berlangsung khidmat dengan pembinaan yang disampaikan oleh Ustaz Fauzan Nasrullah, S.Ag.

Mengusung semangat perjuangan pendiri Muhammadiyah, beliau mengajak seluruh santri untuk menanamkan jiwa pembaharu melalui pengamalan nilai-nilai perjuangan KH. Ahmad Dahlan.

Ustaz Fauzan Nasrullah
Ustaz Fauzan mengingatkan tentang nilai perjuangan KH. Ahmad Dahlan 

Dalam arahannya, Ustaz Fauzan menekankan tiga amanah utama yang harus dipegang teguh oleh setiap santri. Pertama, amanah agama, yakni menjaga konsistensi dalam menjalankan ajaran Islam, baik ketika berada di lingkungan pesantren maupun saat berada di luar gerbang pesantren.

Kedua, amanah ilmu, yang diwujudkan dengan semangat belajar dan mengamalkan slogan santri: “Unggul dalam intelektualitas, unggul dalam moralitas.” Menurut beliau, kecerdasan harus berjalan beriringan dengan akhlak mulia agar ilmu benar-benar membawa manfaat bagi umat.

Ketiga, amanah persatuan, yaitu membangun jiwa kebersamaan dan kesiapan untuk berkiprah di tengah umat. Santri diharapkan mampu menjadi pribadi yang menyatukan, memberi solusi, serta membawa nilai-nilai Islam yang berkemajuan di tengah masyarakat.

Apel Akbar
Suasana Apel Akbar 

Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh santri PPM Sangen semakin termotivasi untuk menjadi generasi penerus yang berilmu, berakhlak, dan siap melanjutkan semangat dakwah serta pembaruan yang telah dicontohkan oleh KH Ahmad Dahlan.

Reporter: Ustaz Arif Fahrudin, S.Pd.I. (Kepala MAM Pontren Sangen)
Majelis Kesehatan PCA Weru Laksanakan Sosialisasi Program Desa Sehat Mandiri Aisyiyah

Majelis Kesehatan PCA Weru Laksanakan Sosialisasi Program Desa Sehat Mandiri Aisyiyah

Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Weru melaksanakan acara sosialisasi DSMA (Desa Sehat Mandiri Aisyiyah) pada kegiatan pengajian rutin PRA Karanganyar. Tepatnya pada Ahad, 2 Agustus 2026, bertempat di Masjid Al Karomah, Kedungaron.

Pengajian rutin kali ini mendatangkan pemateri Ustaz Sutardi, S.Ag., penyuluh agama KUA Kecamatan Weru. Setelah tausiah, barulah sosialisasi dimulai, dihadiri perwakilan 10 ranting se-Cabang Weru.

Desa Sehat Mandiri Aisyiyah (DSMA) adalah program unggulan pemberdayaan kesehatan berbasis komunitas yang digagas oleh Pimpinan Pusat Aisyiyah untuk digerakkan hingga tingkat ranting.

Desa Sehat Mandiri Aisyiyah (DSMA)
Sosialisasi Desa Sehat Mandiri Aisyiyah (DSMA)

Sosialisasi diawali dengan sambutan pengurus harian PCA Weru yang diwakili oleh Ibu Kamsiyem, M.Pd.I. Beliau mengajak seluruh warga Aisyiyah menyambut baik program DSMA dengan menjadi kader kesehatan.

Kemudian Ibu Kamsi menyerahkan SK DSMA kepada Ketua Ranting Aisyiyah Karanganyar yaitu Ibu Arifah Rahmawati, S.Ag. Untuk sosialisasi DSMA disampaikan oleh Ibu Anik Murdaningsih.

Dengan program DSMA, diharapkan setiap desa bisa mengatasi kegawatdaruratan secara mandiri khususnya bidang kesehatan. Desa yang mudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang mempunyai tenaga nakes.

Aisyiyah mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran dalam penerapan 16 indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tatanan rumah tangga dimulai dari klaster kesehatan ibu, anak, dan gizi.

Persalinan wajib ditolong oleh tenaga kesehatan serta didahului dengan pemeriksaan kehamilan yang rutin. Setelah lahir, bayi harus mendapatkan pemberian ASI eksklusif hingga usia enam bulan, dan pertumbuhannya dipantau dengan menimbang balita setiap bulan di Posyandu.

Seluruh anggota keluarga juga perlu mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang serta mengonsumsi garam beryodium, disertai dengan kewajiban minum tablet tambah darah bagi ibu hamil atau remaja putri untuk mencegah anemia.

Dari sisi kesehatan lingkungan, kenyamanan tempat tinggal dijaga dengan selalu menggunakan air bersih dan menggunakan jamban sehat, serta melakukan pengelolaan dan pembuangan sampah pada tempatnya.

Rumah yang sehat juga harus menerapkan pemberantasan sarang nyamuk secara berkala dan didukung dengan menggunakan lantai rumah kedap air yang bersih.

Terakhir, gaya hidup sehat masyarakat disempurnakan dengan melakukan aktivitas fisik setiap hari, berkomitmen untuk tidak merokok di dalam rumah, selalu mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, serta menggosok gigi secara teratur demi menjaga kesehatan jasmani secara menyeluruh.

Reporter: Ibu Kamsiyem, M.Pd.I.
Pengajian Rutin PRA Karanganyar, Ustaz Sutardi Bahas Pernikahan dalam Membina Keluarga Sakinah

Pengajian Rutin PRA Karanganyar, Ustaz Sutardi Bahas Pernikahan dalam Membina Keluarga Sakinah

Ahad Legi adalah jadwal pengajian rutin Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Karanganyar. Kali ini, pada 2 Agustus 2026, pengajian bertempat di Masjid Al Karomah, Kedungaron. Pada hari ini masuk putaran 19 dengan peserta lebih dari 300 jemaah.

Pengajian dimulai dengan membaca basmalah, dipandu oleh Ibu Rini Rahayu, S.Pd., selaku MC. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ibu Narti dan sari tilawah Ibu Sawitri, membaca Surat Al-Baqarah ayat 285-286.

Acara dilanjutkan dengan sambutan pertama oleh takmir Masjid Al Karomah yang diwakili oleh Bapak Suparno. Beliau mengucapkan selamat datang bagi peserta pengajian se-Desa Karanganyar dan mengajak mencari ilmu atas perintah Allah dan Sunnah Nabi Muhammad Saw., untuk bekal di akhirat nanti.

Dilanjutkan sambutan kedua oleh Ketua PRA Karanganyar yaitu Ibu Arifah Rahmawati, S.Ag., yang mengucapkan terima kasih kepada takmir Masjid Al Mukaromah beserta ibu-ibu pengurus yang sudah menyiapkan tempat dan snack, semoga menjadi amal baiknya. Beliau mengabsen per musala, yang tidak hadir dari Musala Al Amin Kalongan.

Ust. Tardi
Ustaz Sutardi menyampaikan tausiah tentang keluarga sakinah

Kajian inti oleh Ustaz Sutardi, S.Ag., penyuluh agama KUA Kecamatan Weru. Beliau menyampaikan tentang tiga nikmat Allah yang mahal harganya. Nikmat pertama adalah nikmat iman, yaitu iman yang baik akan bercahaya wajahnya dengan menjaga wudu.

Kedua, nikmat Islam sebagai ukuran segala langkah untuk menghadapi dunia. Dengan Islam untuk keselamatan dunia akherat. Ketiga, nikmat kesehatan yang dengannya akan membuat ringan beribadah kepada Allah. Al imanu, al Islami, wal ’afiyah.

Ustaz Sutardi juga menyampaikan hadis dari Rasulullah Saw., bahwa dalam mencari pasangan ada empat kriteria yang dicari, yakni lihat wajahnya, lihat keturunannya, lihat kekayaannya, dan lihat agamanya. Agama menjadi yang terpenting.

Fase menuju pernikahan setelah melihat kriteria, kemudian menikah dengan menggelar walimatul ursy. Semua itu hendaklah dilandasi dengan niat ibadah, agar bernilai di sisi Allah Swt.

Dalam rangka membina rumah tangga sakinah, Ustaz Sutardi menyampaikan kiat, di antaranya dengan selalu mengingatkan salat, menerima nafkah suami yang halal, menjalin kasih kasih sayang, dan selalu mendoakan suami.

Setelah materi diakhiri dengan doa bersama, acara dilanjutkan dengan penyampaikan sosialisasi DSMA (Desa Sehat Mandiri Aisyiyah) yang dihadiri perwakilan 10 ranting se-Cabang Weru.

Panitia menyampaikan informasi perolehan infak hari ini mendapatkan Rp1.170.000, untuk masjid yang menjadi tempat kegiatan Rp500.000 dan Rp670.000 masuk kas PRA Karanganyar. Pengajian Ahad Legi yang akan datang di Musala Klodangan.

Reporter: Ibu Kamsiyem, M.Pd.I.