PRA Tegalsari Gelar Rapat Koordinasi Perkuat Organisasi dan Mantapkan Program Kerja
Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Tegalsari, Weru, menggelar Rapat dan Penguatan Organisasi pada Jumat, 18 September 2026 di Rumah Makan Kakak Aja, Cawas, Klaten. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkuat pemahaman organisasi, meningkatkan koordinasi antarpengurus, sekaligus mengevaluasi dan memantapkan program kerja ‘Aisyiyah di tingkat ranting.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, tilawah Al-Qur’an bersama, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars 'Aisyiyah. Suasana kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan penguatan organisasi yang disampaikan oleh Ibu Dra. Triyatmi.
Penguatan Organisasi Berbasis Islam Berkemajuan
Dalam materi penguatan organisasi, Ibu Triyatmi menyampaikan pentingnya penanaman ideologi Islam Berkemajuan, peningkatan kapasitas kepemimpinan, penguatan kaderisasi, serta tata kelola organisasi yang terstruktur dan berjenjang.
Peserta mendapatkan pemahaman mengenai struktur kepemimpinan ‘Aisyiyah yang terdiri atas Pimpinan Pusat (PP), Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA), Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA), Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA), hingga Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA).
![]() |
| PRA Tegalsari gelar rakor di RM Kakak Aja Cawas |
Struktur yang berjenjang tersebut menjadi landasan dalam membangun koordinasi, pembinaan, komunikasi, dan pelaksanaan program dari tingkat pusat hingga ranting. Sebagai bagian paling dekat dengan masyarakat, PRA memiliki peran penting dalam menerjemahkan gerakan ‘Aisyiyah melalui kegiatan nyata di lingkungan masing-masing.
Muktamar dan Kepemimpinan ‘Aisyiyah
Penguatan organisasi juga membahas Muktamar ‘Aisyiyah sebagai forum permusyawaratan tertinggi dalam organisasi. Muktamar menjadi ruang untuk melakukan evaluasi program, membahas arah gerakan dan program kerja, sekaligus menjalankan proses pemilihan kepemimpinan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah.
Pembahasan tersebut menegaskan pentingnya musyawarah, kaderisasi, tanggung jawab kepemimpinan, dan keberlanjutan organisasi dalam kehidupan ‘Aisyiyah.
Rapat Program Kerja dan Evaluasi
Usai sesi penguatan organisasi, kegiatan dilanjutkan dengan rapat pengurus PRA Tegalsari yang dipimpin oleh Ketua Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Tegalsari, Ibu Sulis Setyaningsih, S.E.
Rapat membahas rencana program kerja beberapa majelis dan lembaga di lingkungan PRA Tegalsari. Di antaranya Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga, Majelis Tabligh dan Ketarjihan, serta Majelis Kesejahteraan Sosial.
Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga membahas rencana kegiatan yang dapat menjadi ruang untuk meningkatkan kebersamaan, kreativitas, kesehatan, dan partisipasi anggota.
Sementara itu, Majelis Tabligh dan Ketarjihan membahas program dakwah dan pembinaan keagamaan, termasuk rutinan bulanan yang akan dilaksanakan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman keislaman sekaligus memperkuat pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun Majelis Kesejahteraan Sosial membahas pengembangan program yang mendukung peningkatan kesejahteraan dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.
Evaluasi Program untuk Penguatan Gerakan
Selain menyusun program ke depan, rapat juga menjadi forum penyampaian laporan dan evaluasi program-program yang telah dilaksanakan oleh majelis dan lembaga di lingkungan PRA Tegalsari.
Evaluasi dilakukan untuk melihat pelaksanaan kegiatan, capaian yang telah diperoleh, kendala yang dihadapi, serta hal-hal yang perlu diperbaiki dan ditindaklanjuti.
Melalui perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan evaluasi yang berkelanjutan, PRA Tegalsari berupaya membangun tata kelola organisasi yang semakin tertib dan efektif.
Kegiatan Rapat dan Penguatan Organisasi ini diharapkan semakin memperkuat soliditas pengurus, meningkatkan kualitas kepemimpinan dan kaderisasi, serta mendorong seluruh majelis dan lembaga untuk bergerak bersama dalam memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat.
Dengan semangat Islam Berkemajuan, musyawarah, kebersamaan, dan pengabdian, PRA ‘Aisyiyah Tegalsari, Weru, terus memperkuat perannya sebagai bagian dari gerakan ‘Aisyiyah di tengah masyarakat.
Reporter: Ibu Yanika Manik










