Arahan Ketua PDM Sukoharjo pada Kegiatan Bimtek Trainer MASA dan SatuMu Tekankan Kesiapan Trainer di Tingkat PCM Se-Sukoharjo
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo, Bapak H. Djumari, S.Ag., M.Si., memberikan arahan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Trainer MASA dan SatuMu yang diikuti perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Sukoharjo.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Ahmad Dahlan PKU Muhammadiyah Sukoharjo, pada Sabtu, 17 Oktober 2026, sekira pukul 13.00 WIB. Perwakilan dari PCM Weru adalah Pak Wakhid Syamsudin, Pak Kusnia Ariyanto, dan Pak Rofiq Ardiyanto.
Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kesungguhan seluruh peserta dalam mengikuti bimbingan teknis sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program Muhammadiyah, khususnya SatuMu.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pemahaman peserta, tetapi berlanjut pada pendampingan dan penerapan program di tingkat cabang maupun ranting.
![]() |
| Ketua PDM Sukoharjo berikan arahan terkait trainer tiap PCM |
Pak Djumari berharap para peserta dapat menjadi trainer di PCM masing-masing. Dengan demikian, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui bimbingan teknis dapat ditularkan kepada pimpinan dan anggota Muhammadiyah di wilayah masing-masing.
Pendampingan juga diharapkan dapat diperluas kepada Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) dan organisasi otonom Muhammadiyah lainnya. Beliau menyoroti pentingnya penyelesaian tahapan program sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Untuk mendukung pelaksanaannya, diperlukan pembagian tugas yang jelas, kelengkapan administrasi berupa surat tugas, proses verifikasi, serta keterlibatan personel yang memiliki kemampuan di bidang teknologi informasi (IT).
Menurut beliau, dukungan SDM yang kompeten menjadi salah satu unsur penting agar pelaksanaan program berjalan lebih tertib dan terkoordinasi. Setiap PCM perlu mempersiapkan personel yang dapat membantu proses teknis dan mendampingi penggunaan sistem dan aplikasi.
PDM Sukoharjo berharap para trainer dapat menjadi penggerak di tingkat cabang sehingga implementasi program SatuMu semakin luas dan berjalan dengan baik. Sinergi antarpimpinan, kesiapan SDM, serta komitmen menjalankan visi dan misi Muhammadiyah menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.









