√ Pengajian Rutin Ahad Legi PRA Karanganyar, Ustaz Tardi Bahas Permasalahan dalam Rumah Tangga - Muhammadiyah Weru

Pengajian Rutin Ahad Legi PRA Karanganyar, Ustaz Tardi Bahas Permasalahan dalam Rumah Tangga

Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Karanganyar kembali menggelar pengajian rutin Ahad Legi pada Ahad pagi, 24 Mei 2026. Kegiatan yang telah memasuki putaran ke-17 ini bertempat di Masjid Al Hikmah Sidorejo Klagaran dan diikuti lebih dari 200 jemaah.

Pengajian diawali dengan pembacaan basmalah oleh pembawa acara, Ibu Anik Murdaningsih, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Nafisa. Suasana pengajian berlangsung hangat dan penuh semangat.

Ust Tardi
Ustaz Tardi menyampaikan tentang problematika rumah tangga

Ketua PRA Karanganyar, Ibu Arifah Rahmawati, S.Ag., dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh jemaah agar tetap istikamah menghadiri pengajian sebagai jalan meraih rida Allah.

Beliau menyampaikan bahwa kajian rutin Ahad Legi menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menguatkan dakwah amar makruf nahi mungkar di tengah masyarakat.

Sambutan berikutnya disampaikan Kepala Desa Karanganyar yang turut memberikan dorongan kepada warga agar senantiasa hadir dan meramaikan pengajian rutin Aisyiyah.

Kajian inti disampaikan oleh Ustaz Sutardi, S.Ag. dengan penuh semangat. Sebelum memulai materi, beliau mengajak jemaah meneriakkan yel-yel: “Aisyiyah memang oke, Aisyiyah memang keren, Aisyiyah memang kreatif, Aisyiyah istimewa, Aisyiyah yes!”

Pada kesempatan ini, Ustaz Tardi menyampaikan bahwa tempat paling mahal adalah majelis-majelis pengajian yang menghadirkan ilmu dan kebaikan hingga mengantarkan manusia menuju surga.

Kajian kali ini mengangkat tema permasalahan dalam keluarga. Ustaz Tardi menjelaskan bahwa setiap rumah tangga pasti memiliki ujian dan persoalan masing-masing.

Di antara contoh permasalahan yang dibahas ialah suami yang rajin bekerja dan seluruh penghasilannya diberikan kepada istri, suami yang berpenghasilan banyak namun pelit terhadap keluarga, suami yang sehat tetapi tidak mau bekerja, hingga kondisi suami yang sudah sakit-sakitan dan tidak mampu bekerja karena usia lanjut.

Melalui berbagai contoh tersebut, beliau menegaskan bahwa inti solusi dalam setiap persoalan keluarga adalah memperkuat ilmu agama, memperbanyak kesabaran, dan bertawakal kepada Allah Swt.

Setelah tausiah, sesi selanjutnya, Ibu Kamsiyem menyampaikan beberapa informasi kepada jemaah, di antaranya hasil infak pengajian hari itu sebesar Rp642.000 yang diperuntukkan bagi masjid dan kas PRA Karanganyar.

Selain itu, disampaikan pula rencana lokasi pengajian Ahad Legi berikutnya yang akan ditawarkan di Musala Klodangan dan Musala Kedungngaron. Pengajian ditutup dengan pembacaan hamdalah dan doa penutup majelis.

PRA Karanganyar
Suasana kegiatan PRA Karanganyar Weru

Setelah kegiatan selesai, pengurus PRA Karanganyar melanjutkan agenda sosial dengan mengunjungi rumah Bapak Ginarto untuk memberikan tali asih sebagai bentuk empati dan kepedulian.

Bapak Ginarto baru saja mengalami musibah kebakaran rumah. Bantuan tersebut diharapkan dapat bermanfaat serta menjadi penguat bagi keluarga dalam menghadapi ujian dari Allah Swt.

Kontributor: Ibu Kamsiyem, M.Pd.I.

Get notifications from this blog

Silakan berkomentar dengan sopan sebagai ajang silaturahmi sesama kita.