√ Pengajian Rutin PRA Karanganyar, Ustaz Nasrulloh Sampaikan tentang Ibu Mengasuh Anak - Muhammadiyah Weru

Pengajian Rutin PRA Karanganyar, Ustaz Nasrulloh Sampaikan tentang Ibu Mengasuh Anak

Ahad Legi adalah jadwal pengajian rutin Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Karanganyar, Weru. Dan kali ini, pada 28 Juni 2026, pengajian bertempat di masjid Al Ikhlas Wonosari, Karanganyar. Masuk putaran ke-18 dengan peserta lebih dari 250 jemaah.

Pengajian dimulai dengan membaca basmalah dipandu oleh Ibu Anik Murdaningsih selalu MC, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh oleh Ibu Ndari, Ibu Suwarti, dan Ibu Rini, yang melantunkan Surat Abasa dan terjemaahannya.

Ust. Nasrulloh
Ustaz Nasrulloh menyampaikan tausiah 

Sambutan Takmir Masjid Al Ikhlas oleh Ustaz Burhanuddin yang menyampaikan bahwa menghadiri majelis ilmu akan bermanfaat dalam memudahkan jalan menuju ke surga.

Di Masjid Al Ikhlas dilaksanakan pengajian sekolah ibu Al Wais sudah terlaksana selama 6 tahun dengan tema sekolah sampai mati. Ada lima kelas setiap hari Ahad dimulai pukul 12.30 WIB, salah satu kelasnya sudah menyelesaikan juz ke 30.

Takmir Masjid memberikan 20 voucher belanja di toko sebelah masjid masing-masing senilai Rp10.000 kepada ibu-ibu yang bisa menjawab pertanyaan dan sudah berumur di atas 70 tahun.

Sambutan kedua oleh Ketua PRA Karanganyar, Ibu Arifah Rahmawati, S.Ag., yang memberi semangat hadirin walau cuaca panas tetap meluangkan waktu untuk menuntut ilmu agar bisa hidup bahagia dunia akhirat menuju surga.

Ketua PRA Karanganyar juga mengabsen musala yang tidak hadir pada pertemuan kali ini, yakni Musala Al Amin Kalongan dan Musala Al Huda Kersan. Sambutan ditutup dengan harapan agar pengajian rutin untuk silahturahmi dan menuntut ilmu selalu terlaksana dengan baik.

Sambutan ketiga oleh Kepala Desa Karanganyar yang memberikan semangat agar selalu hadir dalam pengajian rutin Ahad Legi PRA Karanganyar. Beliau mengajak bersyukur atas nikmat iman sehingga mengikuti pengajian dengan semangat. 

Kajian inti disampaikan oleh Ustaz Nasrulloh, yang merupakan pengajar di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Sangen. Kajian siang ini mengambil tema tentang bagaimana seorang ibu dalam mengasuh anak.

Sekarang banyak fenomena orang tua yang menurut kepada anak, seperti yang disebutkan dalam hadis Nabi tentang kondisi akhir zaman, di mana orang tua menjadi budak bagi anaknya dan anak bagaikan menjadi raja. 

Ustaz Nasrulloh menyampaikan sebuah kisah inspirasi tentang bakti anak bernama Uwais Al Qorni yang menggendong ibunya untuk melaksanakan haji. Juga keteladanan Nabi Ismail yang taat perintah Allah dan orang tuanya.

Anak lahir fitrah seperti kertas putih, orang tualah yang membentuk karakter mau jadi seperti apa. Agar bisa mendidik anak untuk mengikuti Uwais Al Qarni dan Nabi Ismail AS, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

Pertama, seorang ibu harus sadar untuk mendidik anak. Sesuai hadis Nabi, bahwa setiap pemimpin dan akan bertanggung jawab yang dipimpinnya. Istri juga pemimpin dan akan dimintai bertanggungjawab yang dipimpinnya.

Didiklah anak sebaik mungkin, jangan hanya dipasrahkan ke sekolah atau masjid. Jangan sampai anak kita keluar pada malam hari karena tidak tahu apa yang dikerjakannya.

Kedua, seorang ibu hendaklah selalu memperbaiki diri. Ibu mempunyai karakter baik dengan selalu memperdalam ilmu. Sesuai hadis Nabi: bahwa setiap mukmin yang saleh meninggal dunia, maka keturunannya akan dijaga Allah. 

PRA Karanganyar
Pengajian Aisyiyah Ranting Karanganyar Weru 

Ketiga, seorang ibu jangan mudah putus asa. Nabi Nuh tidak putus asa mengajak anaknya untuk naik perahu besarnya walau pada akhirnya tetap tidak mau sehingga mati tenggelam. Jangan putus asa dari rahmat Allah.

Keempat, jangan lupa berdoa. Semua sesuai kehendak Allah. Maka selalu mohon Allah untuk kebaikan kita dan keluarga kita. Ustaz Nasrulloh menutup materinya dengan doa bersama. 

Dilanjutkan acara lain-lain yang disampaikan oleh Ibu Kamsiyem. Beliau menyampaikan bahwa infak hari ini mendapatkan Rp940.000, untuk masjid Rp400.000 dan R540.000 untuk kas PRA Karanganyar.

Beliau juga menawarkan pengajian Ahad Legi berikutnya akan dilaksanakan di mana, dan yang siap adalah Musala Kedungaron. Kajian ditutup dengan membaca hamdallah dan doa penutup majelis.

Reporter: Ibu Kamsiyem, M.Pd.I.

Get notifications from this blog

Silakan berkomentar dengan sopan sebagai ajang silaturahmi sesama kita.