PRM Karanganyar Laksanakan Studi Tiru Manajemen Masjid di Masjid Jogokariyan Yogyakarta
Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karanganyar melaksanakan kegiatan studi tiru manajemen masjid di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta dan turut dihadiri secara pribadi Kepala Desa Karanganyar, Bapak Sugito.
Dalam sambutannya, Ketua PRM Karanganyar, Bapak Sulardi, menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengalaman langsung kepada pengurus dalam mengelola masjid secara lebih profesional. Ia menegaskan bahwa Masjid Jogokariyan dipilih sebagai lokasi studi karena dikenal luas sebagai contoh sukses pengelolaan masjid berbasis pelayanan dan pemberdayaan umat.
![]() |
| PRM Karanganyar Weru berkunjung ke Masjid Jogokariyan |
Pemaparan materi disampaikan oleh Ustaz Willy yang menjelaskan bahwa peran masjid tidak hanya terbatas sebagai tempat pelaksanaan salat. Menurutnya, masjid sejatinya merupakan pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan kesejahteraan umat. Dengan manajemen yang profesional, transparan, dan berbasis kebutuhan jamaah, Masjid Jogokariyan mampu menjadi magnet bagi masyarakat dan berbagai pihak untuk belajar tentang pengelolaan masjid yang ideal.
Ustaz Willy juga memaparkan sejumlah program unggulan Masjid Jogokariyan, di antaranya penguatan UMKM berbasis masjid, penyelenggaraan Pasar Rakyat setiap Ahad, serta Kampung Ramadan yang mampu menampung hingga 350 lapak pedagang. Selain itu, masjid juga memiliki program sosial seperti pembiayaan sekolah bagi warga yang tidak mampu, penyediaan ATM beras, hingga pendampingan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa keberhasilan Masjid Jogokariyan tidak lepas dari strategi manajemen yang sistematis, meliputi pemetaan dan pendataan jamaah, pelayanan yang optimal, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Masjid Jogokariyan dikenal sebagai salah satu masjid percontohan nasional yang berlokasi di kawasan Jogokariyan, Yogyakarta. Masjid ini sering menjadi rujukan studi banding dari berbagai daerah karena konsistensinya dalam menerapkan konsep “masjid dari jamaah, oleh jamaah, dan untuk jamaah”.
Melalui kegiatan studi tiru ini, PRM Karanganyar berharap dapat mengadaptasi nilai-nilai dan praktik baik dari Masjid Jogokariyan untuk diterapkan dalam pengelolaan masjid di lingkungan Karanganyar, sehingga masjid dapat semakin berdaya guna bagi umat dan masyarakat sekitar.
Kontributor: Bapak Budi Purwanto, S.Pd.I.
Get notifications from this blog

Silakan berkomentar dengan sopan sebagai ajang silaturahmi sesama kita.