√ Rapat Koordinasi Perdana Pimpinan Harian PCM Weru dengan Segenap Majelis dan Lembaga Cabang Weru - Muhammadiyah Weru

Rapat Koordinasi Perdana Pimpinan Harian PCM Weru dengan Segenap Majelis dan Lembaga Cabang Weru

Selasa, 9 Januari 2024. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Weru menggelar pertemuan pimpinan harian dengan pimpinan majelis dan lembaga cabang Weru. Dilaksanakan bakda Salat Isya, bertempat di rumah Ketua PCM Weru Bapak H. Sumardi, S.Pd.I.

Pertemuan dipandu oleh Wakil Ketua PCM Weru Bapak Sri Marjono, S.Pd, M.M. Beliau menginformasikan bahwa rapat koordinasi dengan majelis dan lembaga ini akan diagendakan secara rutin 3 bulan sekali.

Pak Marjono PCM Weru
Pak Sri Marjono memandu acara

Kultum iftitah disampaikan oleh Sekretaris PCM Weru Bapak Drs. H. Sagiyo. Beliau menyampaikan tentang urgensi memilih pemimpin, yang tak boleh diremehkan dan harus dilakukan secara serius. Beliau lantas membacakan salah satu ayat dalam Al-Qur’an.

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَـنْظُرْ نَـفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۚ وَا تَّقُوا اللّٰهَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ بِۢمَا تَعْمَلُوْنَ

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr 59: Ayat 18)

Bapak Sagiyo mengaitkannya dengan pemilihan umum, bahwa ketika kita mencoblos hendaklah memperhatikan efeknya untuk hari esok. Peran pemimpin jelas sangat berpengaruh, maka harus memilih yang peduli kepada agama kita.

Pak Sagiyo
Pak Sagiyo sampaikan kultum pembuka

Menurut beliau, ketika salah memilih pemimpin, maka kita akan menjumpai banyaknya pembiaran pada ajaran-ajaran sesat yang melenceng. Bahkan kita akan kesulitan menjalankan ajaran agama dalam keseharian bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Lebih jauh, Pak Sagiyo mengingatkan peristiwa sejarah dunia, di mana ketika kekuasaan berada di tangan kafir maka umat Islam akan disingkirkan. Dipaksa untuk murtad atau dibunuh. Intinya, masalah memilih pemimpin adalah hal yang penting.

Memilih pemimpin terbaik untuk Islam, agar ibadah mendasar kita bisa teratur dengan baik. Rukun Islam bisa berjalan dengan tanpa kendala. Dari syahadat, salat, hingga urusan berangkat ibadah haji.

Selanjutnya, arahan dari Ketua PCM Weru Bapak H. Sumardi, S.Pd.I. Beliau mengapresiasi beberapa majelis yang sudah memulai mengadakan pertemuan rutin, dan itu menginspirasi penyelenggaraan rakor oleh PCM Weru dengan majelis dan lembaga.

Pak Sumardi menyampaikan informasi bahwa PDM Sukoharjo mendapat penghargaan dari PWM Jawa Tengah yakni urutan ketiga terkait donasi untuk Palestina, dan urutan kedua dalam hal jumlah KTAM terbanyak.

Ketua PCM Weru
Arahan Ketua PCM Weru

Beliau juga menyampaikan adanya study tiru dari PCM Laweyan ke PCM Weru tentang pendirian pesantren, belajar pada PPTQM Atmo Wahjono dan PPM Sangen. Kedatangan PCM Laweyan dibersamai dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bapak Drs. H. Ahmad Dahlan Rais, M.Hum., P.Ka.

Ketua PCM Weru bersyukur telah terselenggara pengukuhan bagi pimpinan ranting Muhammadiyah se-Cabang Weru dengan lancar dan sukses. Beliau bersyukur di Alasombo sudah ada PRA, meski belum berhasil membentuk PRM di sana.

Pak Sumardi menginformasikan bahwa para pimpinan harian PCM Weru sudah punya jadwal pertemuan internal, sekaligus ada agenda silaturahmi berkunjung kepada para tokoh sepuh Muhammadiyah di Weru ini.

Selanjutnya, terkait Pemilu 2024, beliau mengimbau agar memilih kader Muhammadiyah yang mendapat mandat untuk dakwah dalam dunia politik. Kekuasaan tak lepas dari politik, maka perlu dukungan dari seluruh lapisan masyarakat persyarikatan.

Orang mengatakan politik itu kotor. Dan memang, berjuang di tempat yang kotor itu lebih susah dibanding berjuang di tempat yang bersih. Maka sudah seyogianya kita kawal legislatif yang memperjuangkan Islam.

Selanjutnya, Pak Sri Marjono mengimbau setiap majelis dan lembaga agar segera menyusun rencana kerja sehingga nantinya bisa disampaikan saat rakor di tingkat cabang. Juga mengimbau agar setiap anggota majelis dan lembaga yang belum memiliki kartu tanda anggota (KTA) untuk segera membuat.

Laporan dari Majelis Tabligh, bahwa sudah mengadakan 3 kali pertemuan dan membahas program-progam, yang sebagian besar melanjutkan program majelis sebelumnya. Di antaranya pengajian Ahad pagi dan kajian malam Sabtu.

Majelis Tabligh juga menyiapkan khatib Jumat bagi masjid yang membutuhkan. Dan akan mengagendakan kunjungan ke kajian-kajian di setiap ranting se-Cabang Weru. Untuk program tahunan, di antaranya adalah mengadakan tarawih keliling dan menyiapkan khatib salat id.

Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) sudah 4 kali pertemuan untuk merumuskan berbagai program. Yang sudah dilakukan adalah sosialisasi putusan tarjih melalui media sosial dan menjawab pertanyaan fatwa dari masyarakat.

Rakor
Suasana rapat koordinasi

Majelis Pembinaan Kader dan Sumberdaya Insani (MPKSDI) baru pertemuan 1 kali. Program yang akan dibentuk adalah semacam korp fasilitator kader, akan menyelenggarakan baitul arqam. Sudah melakukan pendidikan kader bagi santri PPTQM Atmo Wahjono dengan berkunjung ke UAH.

Majelis PKU sudah mengadakan pertemuan meski belum bisa rutin. Event yang sudah dilaksanakan adalah pengobatan gratis di ranting Krajan. Agenda yang diprogramkan adalah mendirikan poliklinik pesantren di PPM Sangen.

Majelis Ekonomi melaporkan sudah ada kegiatan yang dilaksanakan, di antaranya keuntungan BMT dibelikan sapi dan kambing untuk dipelihara warga dengan sistem bagi hasil. Kemudian merintis membuka lapak di pengajian Ahad pagi.

Majelis Ekonomi juga diberi amanah untuk mengelola SuryaMu, setelah setahun evaluasi ternyata tidak bisa meningkatkan pendapatan di SuryaMu karena minim SDM yang kompeten, dan akan dikembalikan ke PDM Sukoharjo.

Selanjutnya LazisMu baru mengadakan rapat 1 kali. Program yang diagendakan menginduk LazisMu PDM Sukoharjo, mentransformasikan di PCM Weru. Program dari PDM yang sekiranya bisa ditarik ke Weru akan coba untuk diajukan.

Program kerja
Ketua majelis melaporkan program kerja

Majelis Dikdasmen dan PNF telah beberapa kali melakukan rakor. Sudah ada agenda rutin pembinaan untuk kepala madrasah dan guru. Juga terus bergerak menindaklanjuti SK kepala sekolah yang sudah habis.

Majelis Wakaf sudah mengadakan rakor. Masih banyak PR terkait wakaf di cabang Weru. Seluruh kepemilikan wakaf akan diatasnamakan persyarikatan semua, dan masih banyak yang harus ditinjaklanjuti.

Lembaga Seni Budaya dan Olah Raga (LSBO) sudah mengadakan kegiatan turnamen olah raga di Weru. Dari segi seni, akan menyiapkan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya untuk setiap event agar tak hanya streaming Youtube yang kadang ada iklannya saat diputar.

Majelis Pemberdayaan Masyarakat sudah rakor 1 kali. Akan bergerak untuk kaum duafa dan difabel dengan melaksanakan pelatihan yang produktif dan menghasilkan. Akan bekerja sama dengan Majelis Ekonomi untuk pelaksanaannya.

Majelis Pembinaan Majelis dan Ranting melaporkan telah melakukan berbagai koordinasi terkait pembinaan masjid dan musala dan akan berkoordinasi dengan ranting. Akan menindaklanjuti pembentukan ranting Alasombo.

Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PCM Weru sudah melaksanakan pertemuan sekali bersama Pak Hasan Azis. Web sudah dibuat untuk sarana publikasi kegiatan Muhammadiyah Weru. Akun instagram dan youtube eksis dan terkoneksi dengan fatwa tarjih MTT Weru.

Harapan dari MPI agar setiap kegiatan bisa dilaporkan dari segenap AUM, lembaga, majelis, dan ranting untuk bisa diberitakan di web Muhammadiyah Weru. Dan MPI menutup laporan-laporan dari majelis dan lembaga malam ini.

Get notifications from this blog

Silakan berkomentar dengan sopan sebagai ajang silaturahmi sesama kita.